Kadang sering heran melihat saat beberapa orang yang memiliki kedudukan, memiliki jabatan, memiliki power lebih dalam dunia. Atau di dalam beberapa lingkungan, Mereka sangat cepat atau terlihat tegas saat mengomentari sesuatu. Atau memberikan sindiran terhadap sesuatu atau seseorang yang berbuat salah. Yang berbuat kesalahan baik sengaja atau tidak sengaja. Dan bahkan kata-katanya cukup pedas dan membuat orang tersinggung. Dan kebanyakan kata-katanya sudah memiliki unsur merendahkan. Sehingga sudah mempermalukan orang tersebut. Dan tidak jarang kata-kata tersebut disampaikan di ranah publik.

Masukkan Penting Untuk Kalian Para Pemimpin, Atasan Atau Senior

Jadi orang lain juga bisa melihat dan menyaksikan momen dimana orang ini dipermalukan oleh orang lain atau oleh atasannya. Mungkin bagi yang memberikan komentar, yang memberikan kritik itu tidak merasa salah. Dan malah merasa lebih bangga. Dan orang lain akan takut membuat salah atau kesalahan. Atau menjadi takut untuk bertek-tokan dengan orang tersebut. Berpikit takut terjadi masalah. Dan malah dipermalukan di umum seperti itu. Tapi setelah keadaan malah terbalik. Saat orang yang biasa memberikan komentar dan kritikan yang pedas ini malah membuat kesalahan dengan sengaja atau tidak sengaja pada orang lain, apalagi pada bawahannya.

Rasanya enggan sekali untuk mengatakan maaf. Atau mengakui kesalahannya. Malah dia masih akan meninggikan dirinya, menyalahkan orang lain akan kesalahannya. Ataupun malah nge gas balik dengan jangan coba anda mengatur saya. Karena saking gengsinya. Dan sebenarnya tindakan tersebut tidak akan membuat anda secara pribadi terlihat keren atau pun seperti itu. Malah sebaliknya. Orang akan malah kurang bersimpati atau empati kepada anda. Terlihat sekali betapa besar gengsi anda. Betapa besar rasa ego anda.

Sampai anda hanya bisa merendahkan orang lain dan untuk mengaku salah dan meminta maaf pun rasanya seberat itu. Hal seperti ini, kejadian seperti ini. Sudah mnembuktikan bahwa anda bukan tipe atasan yang baik dan benar. Jadi jika anda merasa kenapa bawahan anda selalu bermasalah, tim kerja anda selalu bermasalah. Mungkin anda sebagai pemimpin atau senior dalam tim perlu mengintropeksi diri. Jangan-jangan ada yang salah dari cara anda memimpin tim kerja anda.